Catatan Harian: Rot Na Tadong Kalinyoe

By 01.43.00

Selasa, 12/04/2016





Tadi malam saya kedatangan tamu dari kampung. Telah menjadi kelaziman selama ini, setiap orang kampung datang ke Banda Aceh walaupun sekejap pasti singgah ke rumah.

Tamu semalam yang singgah ke rumah merupakan salah seorang tokoh di kampung saya. Tidak hanya sebagai petani, yang bersangkutan sehari-hari di kampung juga berprofesi sebagai politisi, sekalipun masih kelas kampung. Setiap Pemilu baik legislatif  maupun Pemilihan Kepala Daerah dia selalu terlibat aktif menjadi pendukung kandidat tertentu. Dalam pantauan saya selama ini sepertinya yang bersangkutan enjoi dengan sikap politiknya itu.

Saat sarapan pagi tadi, dia bertanaya, “Rot na tadong kalinyoe?”. Saya hanya tertawa kecil sambi bertanya, “Pue maksud Apa Cut ?”. Dia pun menjelaskan bahwa yang dimaksudkan calon gubernur mana yang kita dukung kali ini.

“Meunurot droeneuh kiban Apa ?”, tanya saya. Dia pun bercerita panjang lebar. Akhirnya sampai pada sebuah kata-kata kunci, “Hana jelas, lheuh ta dukung lagee janji Kleeng”.

Saya pun menimpalinya, “Hanjeut bagah that kecewa, rugoe bak kareeng insya Allah laba bak kadra”. Sang tamu terus mendesak saya. Ia ingin tahu kandidat Cagub mana kali ini yang berpotensi menang, karena kali ini ia ingin menjadi timses yang menang. Rupanya yang bersangkutan sudah beberapa kali menjadi timses yang kalah.

Seiring dengan kunyahan terakhir makan pagi saya tadi, saya pun berkata lirih kepada nya, “Hom Apa Cut hai, hana that lon peureumeun politik seulama nyoe. Neu dukung soe-soe yang galak neuh lajue”.[]


Baca juga yang lainnya

0 komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda...