BANG ANDAMAN, SEMANGAT HIDUP DAN KISAH PERTEMANAN

By 01.36.00


Bagi jajaran aktifis atau mantan aktifis Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Aceh rasanya tidak ada yang tidak kenal dengan sosok yang satu ini.

Nama lengkap beliau Andaman Ibrahim. Kami akrab menyapanya dengan Bang Andaman. Beliau adalah salah satu mantan Ketua KNPI Aceh.

Tadi sore kami bertemu dengan beliau di sebuah rumah makan dalam acara buka bersama yang difasilitasi DPD KNPI Aceh.



Akhir akhir ini ada yang berubah dari Bang Andaman. Kalau sebelumnya kemanapun pergi Bang Andaman bebas bergerak, tadi sore saya lihat beliau tidak memiliki lagi kebebasan itu. Beliau datang dengan kursi roda yang di dorong dari belakang. Penyakit strok yg menyerangnya beberapa waktu penyebabnya tidak lagi bebas bergerak. Kemanapun saat ini beliau pergi selalu ditemani kursi roda.
Namun ada hal yang tidak berubah dari beliau, yaitu optimisme dan semangat hidup. Memang sejak muda beliau kami kenal se bagai sosok optimis, penuh semangat serta memiliki tekad kuat, termasuk dalam hal politik dan pasangan hidup.

Tadi sore begitu sampai di tempat acara beliau langsung berbicara seperti orang yg tidak memiliki masalah fisik. Beliau menegur satu persatu kami yang merupakan junior dan seniornya.
Saya juga sempat ditanya, "Apa masih di kantor gubernur?". Sambil senyum saya jawab santai, "Saya salah tempat lahir bang". Mendengar jawaban saya itu, bang Andaman tertawa renyah. "Macam droe neuh"' , celoteh nya.

Ada beberapa hal yang membuatku kami selalu ingAt Bang Andaman.
Diantaranya beliAu jauh dari sikAp mental lokalistik. Beliau bisa berteman dengan semua orang. Saat menjadi Ketua KNPI beliau begitu mengayomi dan suka membantu, apalagi waktu itu kehidupan beliau memang sdh mapan. Kala itu selain sebagai anggota dewan beliau juga pengusaha muda yang sukses.

Ketika itu banyak orang yang dibantunya. Juga banyak orang yang dibesarkannya. Yang luar biasa, terhadap semua kebaikannya kepada orang lain saat dia jaya tidak pernah di ingat ingatnya. Apalagi sampai minta balas budi.

Kecuali kondisi fisiknya yang kurang sehat, hal lainnya tidak ada yg berubah dAri seorang Andaman. Dia tetap ceria dan selau hangat. Memorinya pun masih bagus dan berkualitas. Dia mAsih ingat kejadian kejadian lucu saat jadi aktifis dulu.

Ketika TM. Nurlif mendekatinya, Andaman berkata sambil memegang Ketua Golkar Aceh itu, " Nyoe Bapak Nyoe ateuh rekomendasi lon jameun keu Pengurus DPP KNPI", tukas Andaman sembari disambut pelukan dari TM Nurlis. Melihat Andaman bergurau, kamaruzzaman haghny menukas, "ha ha.. mantong tajam that".

Semasa aktifis dulu, Bang Andaman adalah orang yang suka membatu dan banyak teman. Semoga seterusnya Bang Andaman tetap teman kIta, saling bersilaturrahmi dan menghibur.
Saat akan berpisah tadi saya menyalami Bang Andaman sambil memeluknya. Dan tiba tiba saya teringat kisah Ali Bin Abi Thalib.

Ali adalah salah seorang sahabAt Nabi yg memiliki pengAruh besar, punya banyak pengikut dan sahabat yg militan. Suatu hari sesorang mendekati Ali dan bertanya, "Aku kagum kepada mu hai Ali, betapa engkau begitu banyak sahabat. Boleh aku tahu, berapa orang jumlah sAhabat mu?".

Ali lalu menjawab, "Sahabat ku banyak, saking banyaknya aku tidak tahu jumlah.mereka. Nantilah waktu aku tidak berkuasa dan miskin, aku akan tahu berapa orang sesungguhnya jumlah sahabat ku".
Bang Andaman, kita pernah bersama, tetaplah semangat dan optimis.

Kami rindu kehangatan dan sikap peduli mu. Dan yang paling penting, mari kita saling mendokan. []

Baca juga yang lainnya

0 komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda...